Selasa, 27 November 2012

Sungai

Ibu membekaliku sebuah sungai
yang jernih dan berkecipak-kecipak airnya.
Sungai itu ditanam di telapak tanganku,
mimpi ibu terbawa dalam arusnya.

Bila aku tidur, sungaiku berkelana
menyusuri garis-garis nasibku.
Gemercik di tengah hutan.
Gemuruh di malam jauh.

Bila rindu meluap dan aku banjir, 
jari-jari tanganku mengucurkan air.

(2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar