Jumat, 27 Agustus 2010

Doa Seorang Pesolek

Tuhan yang cantik,
temani aku yang sedang menyepi
di rimba kosmetik.

Nyalakan lanskap
pada alisku yang gelap.

Ceburkan bulan
ke lubuk mataku yang dalam.

Taburkan hitam
pada rambutku yang suram.

Hangatkan merah
pada bibirku yang resah.

Semoga kecantikanku tak lekas usai
dan cepat luntur seperti pupur.

Semoga masih bisa kunikmati hasrat
yang merambat pelan
menghangatkan susuku

sebelum jari-jari waktu
yang lembut dan nakal
merobek-robek kutangku.

Sebelum Kausenyapkan warna.

Sebelum Kauoleskan lipstik terbaik
di bibirku yang mati kata.

(2009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar